PEKANBARU (GemaNegeri.com) — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hulubalang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.
Kunjungan pada Senin (28/9/2026) tersebut dipimpin langsung Panglima Besar DPP Hulubalang LAMR, Datuk Muhammad Nasir, didampingi Timbalan 1 Dt. Masnursalim, Sekretaris Jenderal Sony Aroma, serta Humas Taufik Hidayat.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Namun, silaturahmi tersebut tidak sekadar menjadi ajang pertemuan antarpengurus. Lebih dari itu, kunjungan tersebut menjadi ruang untuk meminta tunjuk ajar, arahan, serta nasihat dari pemangku adat agar setiap langkah Hulubalang LAMR tetap berada dalam koridor nilai-nilai luhur adat Melayu dan syariat Islam.
Panglima Besar DPP Hulubalang LAMR, Datuk Muhammad Nasir, menegaskan bahwa petuah orang tua-tua dan arahan pemangku adat harus menjadi pijakan dalam menjalankan organisasi.
“Kami hadir untuk memohon tunjuk ajar dan arahan dari Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, agar Hulubalang tidak salah dalam melangkah. Tujuannya jelas, untuk membela marwah, menjaga adat agar tetap tegak, serta setia membantu tugas-tugas pemangku adat,” ujar Datuk Muhammad Nasir.
Menurutnya, keberadaan Hulubalang tidak semata-mata berkaitan dengan struktur organisasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam membantu menjaga kehormatan, marwah, dan keberlangsungan adat Melayu di tengah perubahan zaman.
Menyatukan Potensi Melayu
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan berkaitan dengan penyatuan potensi masyarakat Melayu, penguatan kelembagaan adat, serta pengawalan marwah budaya turut menjadi bahan pembicaraan.
Diskusi berlangsung hingga menjelang waktu Maghrib. Suasana pertemuan kemudian berlanjut dalam bentuk pengamalan nilai keagamaan dengan melaksanakan shalat Maghrib berjamaah.
Momentum tersebut sekaligus menegaskan kembali filosofi dasar kehidupan Melayu yang menempatkan agama sebagai fondasi adat: “Adat Bersandi Syarak, Syarak Bersandi Kitabullah.”
Bagi Hulubalang LAMR, prinsip tersebut menjadi pijakan agar upaya menjaga adat tidak berhenti pada simbol, seremoni, maupun atribut kebudayaan, tetapi juga tercermin dalam sikap, perilaku, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menyambut baik kunjungan tersebut.
Ia memberikan apresiasi terhadap niat dan tekad jajaran DPP Hulubalang LAMR untuk terus membangun komunikasi dengan para pemangku adat.
Dalam kesempatan itu, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil mengingatkan pentingnya kecermatan dalam memahami dan menjalankan kebudayaan Melayu.
Kebudayaan, menurutnya, tidak semestinya dijadikan sekadar identitas seremonial. Nilai-nilai adat harus dijaga agar tetap memiliki makna dan menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar adat tidak diperjualbelikan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah tantangan pelestarian kebudayaan Melayu yang semakin kompleks. Adat tidak hanya berhadapan dengan perubahan sosial dan perkembangan zaman, tetapi juga dengan risiko penyempitan makna ketika simbol-simbol budaya lebih dikedepankan daripada nilai yang terkandung di dalamnya.
Menjaga Marwah di Tengah Perubahan Zaman
Silaturahmi antara DPP Hulubalang dan DPH LAMR Provinsi Riau tersebut pada akhirnya membawa pesan yang lebih luas: menjaga marwah Melayu membutuhkan kebersamaan antara struktur kelembagaan adat, hulubalang, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.
Hulubalang diharapkan mampu menjalankan perannya secara proporsional, tidak keluar dari koridor adat, serta senantiasa mengedepankan komunikasi dan musyawarah dengan para pemangku adat.
Sebab, marwah adat tidak dibangun melalui kekuatan simbolik semata. Ia tumbuh dari keteladanan, integritas, kesetiaan terhadap nilai, dan keberanian menjaga prinsip.
Kunjungan tersebut kemudian diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol keharmonisan dan semangat kebersamaan antara pimpinan majelis adat dan jajaran Hulubalang LAMR.
Melalui silaturahmi tersebut, DPP Hulubalang LAMR berharap hubungan kelembagaan dengan DPH LAMR Provinsi Riau semakin erat. Lebih jauh, sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya menjaga adat, budaya, dan marwah Melayu di Bumi Lancang Kuning agar tetap hidup, bermartabat, dan relevan menghadapi masa depan.*(ras)













