75 Jalur Siap Berpacu di Tepian Narosa, Kuantan Tengah Dominasi Peserta Pacu Jalur Rayon II Sempena MTQ Riau 2026

  • Bagikan

TELUK KUANTAN (GemaNegeri.com) – Gaung perhelatan Pacu Jalur Rayon II Sempena Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-44 Tahun 2026 semakin terasa di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Menjelang penutupan pendaftaran, antusiasme para pemacu dan masyarakat terus meningkat, ditandai dengan bertambahnya jumlah armada jalur yang memastikan diri ikut ambil bagian dalam perlombaan yang akan digelar di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, pada 27 hingga 29 Juni 2026.

Hingga data terbaru yang dirilis panitia, sebanyak 75 jalur telah terdaftar dan siap berlaga memperebutkan prestasi sekaligus menjaga marwah kampung halaman masing-masing. Jumlah tersebut diperkirakan masih berpotensi bertambah mengingat pendaftaran baru akan ditutup secara resmi pada Jumat, 26 Juni 2026.

Pacu Jalur yang menjadi ikon budaya masyarakat Kuantan Singingi itu tidak hanya menjadi ajang olahraga tradisional semata, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya yang diwariskan turun-temurun oleh para leluhur. Setiap tahun, perlombaan ini selalu menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati sepanjang arena pacuan di Sungai Kuantan.

Sebagai tuan rumah pelaksanaan Rayon II, Kecamatan Kuantan Tengah tampil sebagai daerah dengan jumlah peserta terbanyak. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 20 jalur dari berbagai desa dan kelurahan di kecamatan tersebut dipastikan siap turun gelanggang.

Sejumlah nama besar yang selama ini dikenal memiliki rekam jejak gemilang dalam berbagai event Pacu Jalur kembali hadir meramaikan persaingan. Di antaranya Tuah Inayan Mandulang Untuang, Carano Kuansing, Limbago Sati Rantau Kuantan, hingga Rajo Tunggal Rimbo Binuang yang diprediksi akan menjadi pusat perhatian masyarakat dan pecinta Pacu Jalur.

Dominasi Kuantan Tengah menunjukkan tingginya semangat masyarakat setempat dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ Provinsi Riau sekaligus mempertahankan reputasi sebagai salah satu basis kekuatan Pacu Jalur di Kuansing.

Di posisi kedua, Kecamatan Kuantan Mudik mengirimkan 11 jalur terbaiknya. Wilayah yang dikenal memiliki tradisi Pacu Jalur yang kuat tersebut dipastikan akan menjadi pesaing utama dalam perebutan gelar juara.

Sementara itu, Gunung Toar mengutus 8 jalur, disusul Benai dengan 7 jalur, serta Inuman yang mengirimkan 6 jalur. Adapun Sentajo Raya turut berpartisipasi dengan 5 jalur, sedangkan Kuantan Hilir Seberang dan Pangean masing-masing mengirimkan 4 jalur.

Kemudian Hulu Kuantan mengirimkan 3 jalur, sementara Cerenti dan Logas Tanah Darat masing-masing menurunkan 2 jalur. Satu jalur juga tercatat berasal dari Kuantan Hilir, serta satu jalur lainnya berasal dari unsur instansi yakni Disdikpora Kuansing.

Tidak hanya diikuti peserta dari berbagai kecamatan di Kuansing, Pacu Jalur Rayon II kali ini juga menghadirkan persaingan lintas kabupaten. Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) turut ambil bagian dengan mengirimkan jalur andalannya, Tuah Keramat Sialang Soko Bhayangkara Polsek Peranap dari Setako Raya.

Kehadiran peserta dari luar daerah tersebut menjadi bukti bahwa Pacu Jalur tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kuansing, tetapi juga telah menjadi magnet budaya yang mampu menarik perhatian daerah lain di Provinsi Riau.

Panitia menilai keikutsertaan peserta lintas kabupaten akan menambah semarak sekaligus meningkatkan kualitas persaingan di arena pacuan.

Selain menguji kemampuan fisik dan kekompakan para anak pacu, setiap hilir juga akan menghadirkan strategi dan teknik yang berbeda-beda dalam mengendalikan jalur sepanjang lintasan.

Di sisi lain, masyarakat mulai menunjukkan antusiasme yang tinggi menyambut pelaksanaan event tersebut.

Sejumlah titik di sekitar Tepian Narosa terlihat mulai dipersiapkan untuk menerima kedatangan tamu, wisatawan, maupun para pendukung jalur dari berbagai daerah.

Panitia pelaksana mengingatkan seluruh pengurus jalur agar segera melakukan pendaftaran maupun konfirmasi ulang sebelum batas waktu yang telah ditentukan. Pendaftaran yang dibuka sejak 18 Mei 2026 akan ditutup pada 26 Juni 2026.

Untuk memudahkan koordinasi, panitia juga menyediakan layanan kontak person yang dapat dihubungi oleh peserta maupun pengurus jalur, yakni Indra Sukri, ST., M.Pd. (0822-1755-1337), Elpi Satriadi, S.Pd. (0813-6472-7967), dan Eradotus (0812-7637-0192).

Dengan jumlah peserta yang sudah mencapai 75 jalur dan kemungkinan masih bertambah hingga penutupan pendaftaran, Pacu Jalur Rayon II Sempena MTQ Tingkat Provinsi Riau ke-44 diprediksi akan berlangsung meriah dan penuh persaingan ketat.

Masyarakat Kuantan Singingi maupun pengunjung dari berbagai daerah di Riau pun diimbau untuk hadir dan memadati Tepian Narosa mulai 27 Juni mendatang guna menyaksikan langsung kemegahan tradisi warisan budaya tersebut. Hilir demi hilir dipastikan akan menyuguhkan adu kecepatan, kekompakan, strategi, serta semangat sportivitas yang menjadi ruh dari Pacu Jalur, kebanggaan masyarakat Negeri Beradat Kabupaten Kuantan Singingi.*(anje)

Penulis: andrian jeneriEditor: aldian syahmubara
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *