BENGKULU/KAUR (GemaNegeri.com) — Di tengah hamparan bentang alam Kabupaten Kaur yang memanjang dari pesisir Samudra Hindia hingga kawasan perbukitan, pembangunan infrastruktur masih menjadi harapan yang terus diperjuangkan. Jalan yang layak, jembatan yang menghubungkan antardesa, akses transportasi yang aman, hingga hunian yang lebih baik bukan sekadar proyek fisik, melainkan denyut yang menentukan laju ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.
Harapan-harapan itu mengemuka dalam dialog antara Anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan Bengkulu, Hj. Erna Sari Dewi, S.E., M.H., bersama Pemerintah Kabupaten Kaur saat masa reses. Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan daerah dengan kewenangan pemerintah pusat, sehingga pembangunan tidak berhenti pada daftar usulan, melainkan berpeluang menjelma menjadi program nyata.
Satu per satu persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah Kabupaten Kaur dipaparkan. Mulai dari peningkatan kualitas jalan dan jembatan, pembangunan infrastruktur pekerjaan umum, penyediaan perumahan rakyat, penguatan sektor perhubungan, hingga keselamatan transportasi. Seluruhnya merupakan bidang yang berada dalam lingkup kerja Komisi V DPR RI.
Di hadapan jajaran Pemerintah Kabupaten Kaur, Erna Sari Dewi menegaskan bahwa masa reses merupakan waktu yang paling tepat bagi anggota parlemen untuk mendengar suara daerah secara langsung. Menurutnya, kebijakan pembangunan akan lebih tepat sasaran apabila lahir dari kebutuhan riil masyarakat, bukan semata berdasarkan data administratif.
“Komisi V memiliki tanggung jawab besar dalam pembangunan infrastruktur dan konektivitas. Melalui dialog ini kami ingin memastikan program prioritas Kaur dapat kami perjuangkan di pemerintah pusat, terutama yang berkaitan dengan jalan, jembatan, perumahan, serta keselamatan transportasi,” ujarnya.
Bagi Erna, pembangunan infrastruktur tidak hanya berbicara mengenai beton, aspal, atau bangunan. Infrastruktur merupakan fondasi yang membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, perdagangan, hingga investasi. Ketika konektivitas semakin baik, roda perekonomian daerah pun memiliki peluang bergerak lebih cepat.
Karena itu, ia menyatakan komitmennya untuk mengawal berbagai usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Kaur agar memperoleh perhatian kementerian dan lembaga yang menjadi mitra kerja Komisi V DPR RI.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku. Kami berharap berbagai program prioritas tersebut dapat terealisasi sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid menyambut baik kunjungan kerja sekaligus dialog tersebut. Menurutnya, kehadiran anggota DPR RI di tengah daerah menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Ia menilai percepatan pembangunan tidak mungkin berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi yang erat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan DPR RI agar berbagai kebutuhan daerah dapat masuk dalam prioritas pembangunan nasional.
“Kami mengapresiasi perhatian Ibu Erna Sari Dewi terhadap Kabupaten Kaur. Semoga berbagai aspirasi yang telah kami sampaikan dapat diperjuangkan dan direalisasikan sehingga mampu mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Abdul Hamid.
Dialog itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur beserta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam memetakan kebutuhan pembangunan secara lebih komprehensif, sekaligus memastikan setiap usulan memiliki dasar perencanaan yang jelas.
Pada akhirnya, masa reses bukan hanya tentang kunjungan seorang wakil rakyat ke daerah pemilihannya. Di ruang-ruang dialog seperti inilah harapan masyarakat dirangkai menjadi usulan, usulan disusun menjadi prioritas, dan prioritas diperjuangkan agar kelak berubah menjadi jalan yang menghubungkan desa, jembatan yang menyatukan wilayah, rumah yang memberi rasa aman, serta infrastruktur yang menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Kaur.*(kif)













