Olah Singkong Jadi Hidangan Kreatif, PKK Desa Bukit Indah Raih Juara I Lomba Masak HUT RI ke-81

  • Bagikan

BUKIT INDAH (GemaNegeri.com) — Semangat memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kreativitas masyarakat dalam mengangkat potensi pangan lokal. Jumat (21/8/2026).

Hal itu ditunjukkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Bukit Indah yang turut ambil bagian dalam lomba masak dengan bahan dasar singkong.

Dengan mengandalkan kreativitas, kekompakan, serta kemampuan mengolah bahan pangan sederhana menjadi sajian yang menarik dan bernilai, TP-PKK Desa Bukit Indah berhasil meraih Juara I dalam perlombaan tersebut.

Prestasi itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Desa Bukit Indah. Sebab, singkong yang selama ini identik sebagai pangan sederhana mampu diolah menjadi hidangan kreatif melalui sentuhan tangan dan inovasi ibu-ibu PKK.

Kepala Desa Bukit Indah, Karsono, yang didampingi jajaran Pemerintahan Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bukit Indah, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih TP-PKK.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata-mata tentang memenangkan sebuah perlombaan. Lebih dari itu, kreativitas ibu-ibu PKK menunjukkan bahwa potensi pangan lokal dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai tambah.

“Kemenangan ini menjadi bukti bahwa ibu-ibu PKK Desa Bukit Indah tidak hanya aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga mampu menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam mengolah pangan lokal,” ungkap Karsono.

Ia menilai singkong memiliki potensi besar untuk dikembangkan, tidak hanya sebagai bahan makanan sehari-hari, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi.

Karsono berharap prestasi yang diraih TP-PKK Desa Bukit Indah dapat menjadi pemantik semangat bagi masyarakat untuk terus menggali dan mengembangkan potensi yang ada di desa.

“Semoga prestasi ini dapat memotivasi masyarakat Desa Bukit Indah untuk terus menggali potensi pangan lokal, khususnya singkong, sebagai bagian dari ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan ekonomi keluarga,” katanya.

Di balik kemenangan tersebut, terselip pesan sederhana bahwa kemerdekaan juga dapat dirayakan dari dapur-dapur rumah masyarakat—dari bahan pangan yang tumbuh di tanah sendiri, dari kreativitas tangan-tangan perempuan desa, dan dari semangat untuk menjadikan sesuatu yang sederhana menjadi bernilai.

Lomba masak itu pun menjadi gambaran bahwa pemberdayaan masyarakat tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kadang, ia tumbuh dari singkong yang sederhana, kemudian diolah dengan kreativitas, disajikan dengan kebanggaan, dan akhirnya membawa nama desa berdiri sebagai juara.*(kif)

Penulis: zulkifliEditor: redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *