Tingkatkan Mutu Pendidikan, Tiga Sekolah di Kaur Ikuti Bimtek SPMI

  • Bagikan

KAUR, BENGKULU (GemaNegeri.com) — Upaya meningkatkan kualitas pendidikan terus dilakukan melalui penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di satuan pendidikan. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) SPMI yang diikuti peserta dari Gugus IV, dengan melibatkan tiga satuan pendidikan di Kabupaten Kaur.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 29 September 2026, bertempat di SD Negeri 5 Kaur. Tiga satuan pendidikan yang terlibat yakni SD Negeri 5 Kaur, SMP Negeri 32 Satap Am, dan PKBM Pelita Bangsa.

Bimtek SPMI dibuka langsung oleh Miri Yuniarti, M.Pd., selaku pemateri dari Tim Pemateri Daerah Kabupaten Kaur. Kegiatan ini juga menghadirkan Nurudin Turliksi, M.Pd., sebagai narasumber.

Pelaksanaan Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman tenaga pendidik dan pengelola satuan pendidikan mengenai pentingnya penerapan SPMI sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

Kepala SD Negeri 5 Kaur, Helda, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah untuk mendorong setiap satuan pendidikan memahami sekaligus mengimplementasikan sistem penjaminan mutu sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing sekolah.

Hal itu disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Menurutnya, pemahaman terhadap SPMI diperlukan agar upaya peningkatan mutu pendidikan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi, tetapi juga mampu mendorong perbaikan nyata dalam proses pembelajaran dan pengelolaan sekolah.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh di satuan pendidikan masing-masing. Dengan demikian, evaluasi terhadap proses pembelajaran, pengelolaan pendidikan, serta upaya perbaikan mutu dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan berkesinambungan.

Sinergi antarsatuan pendidikan dalam Gugus IV juga diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengalaman dan praktik baik dalam penyelenggaraan pendidikan.

Pada akhirnya, implementasi SPMI diharapkan tidak berhenti pada kegiatan bimbingan teknis semata, tetapi berlanjut menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan sekolah. Tujuannya agar peningkatan kualitas pendidikan dapat dirasakan secara nyata oleh peserta didik dan masyarakat.*(drs)

Penulis: dariusEditor: redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!