Cegah Karhutla, Desa Sukajaya Bersama BBTNBBS Edukasi Masyarakat

  • Bagikan

KAUR (GemaNegeri.com) — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat melalui edukasi kepada masyarakat. Pemerintah Desa Sukajaya, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Bengkulu, bersama Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) menggelar sosialisasi pencegahan karhutla di Gedung Perpustakaan Desa (Perpusdes) Sukajaya, Selasa malam (28/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB tersebut dihadiri perangkat desa, masyarakat, serta perwakilan BBTNBBS. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman warga mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan perkebunan berbatasan langsung dengan kawasan taman nasional.

Tiga narasumber hadir untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, yakni Kepala Seksi SPTN IV, Wawan, Kapolsek Nasal Iptu Kosseri, S.H., serta Kepala Satuan Polisi Kehutanan (Kasat Polhut), Sidatin. Ketiganya menyampaikan materi secara bergantian sesuai dengan bidang dan kewenangan masing-masing.

Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya pencegahan kebakaran, kesadaran masyarakat terhadap risiko pembukaan lahan dengan cara membakar, serta perlunya menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan hutan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukajaya, Muchlisin, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak BBTNBBS serta seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Menurutnya, sosialisasi tersebut memiliki arti penting bagi warga, khususnya mereka yang menjalankan aktivitas perkebunan di sekitar kawasan yang berbatasan langsung dengan taman nasional.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas penyampaian materi, tetapi mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengelola lahan dan tidak menggunakan api sebagai cara membuka perkebunan.

“Terima kasih dan apresiasi kepada pihak BBTNBBS yang telah hadir memberikan edukasi penting tentang pencegahan karhutla kepada masyarakat Desa Sukajaya, khususnya warga yang beraktivitas di area perkebunan berbatasan langsung dengan kawasan taman nasional,” ujar Muchlisin.

Ia menegaskan, peningkatan kesadaran masyarakat merupakan salah satu langkah penting untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan. Sebab, kebakaran tidak hanya mengancam kelestarian hutan, tetapi juga dapat menimbulkan kerusakan lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat akibat kabut asap, serta merugikan warga yang menggantungkan hidup pada sektor perkebunan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Sukajaya berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan dan berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Sinergi antara pemerintah desa, aparat kepolisian, petugas kehutanan, dan masyarakat dinilai penting untuk membangun kewaspadaan bersama, terutama saat kondisi lingkungan meningkatkan risiko kebakaran.

Menjaga hutan bukan semata-mata tanggung jawab petugas, melainkan kepentingan bersama. Kesadaran untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar menjadi salah satu langkah nyata dalam melindungi kawasan hutan, menjaga kualitas lingkungan, dan mencegah bencana kabut asap.

Pemerintah Desa Sukajaya berharap pesan yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga upaya pencegahan karhutla berjalan berkelanjutan dan kelestarian kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan tetap terjaga.*(kip)

Penulis: zulkifliEditor: redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!