Dandim 0408/BS Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Suka Jaya, Dorong Akses Masyarakat Lebih Baik

  • Bagikan

KAUR (GemaNegeri.com) – Komandan Kodim (Dandim) 0408/Bengkulu Selatan (BS), Letnan Kolonel Inf Angga Anugrah, S.H., M.I.P., meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi titik pembangunan jembatan gantung di Desa Suka Jaya, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Jumat (26/6/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tahapan awal untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus melihat secara langsung kondisi medan yang nantinya akan menjadi akses pembangunan jembatan. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini membutuhkan sarana penghubung yang lebih aman dan memadai.

Dalam peninjauan tersebut, Dandim didampingi personel Kodim serta aparat desa setempat. Ia mengamati kondisi lokasi yang direncanakan menjadi titik pembangunan, sekaligus berdiskusi mengenai berbagai aspek teknis agar proses pembangunan nantinya dapat berjalan sesuai rencana.

Menurut Dandim, pembangunan jembatan gantung memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Suka Jaya dan sekitarnya. Keberadaan jembatan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga akan membuka akses yang lebih baik terhadap berbagai aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun pelayanan pemerintahan.

“Jembatan ini merupakan kebutuhan masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan aktivitas warga menjadi lebih lancar dan roda perekonomian masyarakat dapat meningkat,” ujar Letkol Inf Angga Anugrah.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur seperti jembatan merupakan salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.

Selain memastikan kesiapan lokasi, Dandim juga berharap pembangunan jembatan nantinya dapat menggunakan konstruksi yang permanen sehingga memiliki daya tahan lebih lama, lebih kuat menghadapi berbagai kondisi cuaca, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas setiap hari.

Menurutnya, pembangunan jembatan yang berkualitas akan menjadi investasi jangka panjang bagi masyarakat. Karena itu, seluruh tahapan perencanaan hingga pelaksanaan harus dipersiapkan secara matang.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung rencana pembangunan tersebut. Ia meminta Babinsa bersama pemerintah desa agar menggerakkan budaya gotong royong dalam membersihkan dan menyiapkan lokasi pembangunan sehingga proses pekerjaan nantinya dapat berjalan lebih efektif.

“Kami berharap Babinsa bersama aparat desa dapat mengajak masyarakat bergotong royong membersihkan area yang akan dibangun. Dengan kebersamaan, pembangunan akan lebih mudah dilaksanakan dan hasilnya dapat segera dirasakan masyarakat,” katanya.

Semangat gotong royong, lanjutnya, merupakan salah satu kekuatan masyarakat Indonesia yang harus terus dipertahankan dalam mendukung pembangunan di daerah.

Pemerintah desa dan masyarakat menyambut baik rencana pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap proyek ini segera terealisasi sehingga akses yang selama ini menjadi kendala dapat teratasi.

Keberadaan jembatan gantung diyakini akan memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari mempercepat distribusi hasil pertanian, mempermudah anak-anak menuju sekolah, hingga memudahkan warga memperoleh akses pelayanan kesehatan dan kebutuhan lainnya.

Rangkaian kegiatan peninjauan lokasi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Peninjauan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Suka Jaya, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur.*(kif)

Penulis: zulkifliEditor: redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *