Warga Mengeluh Raungan Knalpot Setiap Malam, Patroli Polisi Dinilai Belum Efektif

  • Bagikan

TELUK KUANTAN (GemaNegeri.com) – Aksi balap liar di kawasan Sport Center Kuantan Singingi (Kuansing) semakin marak dan meresahkan warga. Kegiatan ilegal ini kerap berlangsung pada malam hari dan menimbulkan kebisingan yang mengganggu ketenangan warga sekitar. Sabtu (01/11/2025).

Upaya konfirmasi awak media kepada Kasat Lantas Polres Kuansing, AKP Akhir Ramadhan terkait penindakan atas maraknya aksi balap liar tersebut belum mendapat tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Kawasan Sport Center Teluk Kuantan, yang sejatinya diperuntukkan sebagai ruang publik dan pusat kegiatan olahraga, justru sering disalahgunakan menjadi arena trek-trekan liar, terutama pada malam akhir pekan.

“Raungan knalpot bisingnya luar biasa, sangat mengganggu istirahat kami. Padahal kawasan ini juga ramai dilewati warga,” ujar seorang warga, Hendra saat dimintai keterangan.

Selain mengganggu kenyamanan, aksi balap liar juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lain maupun para pelaku itu sendiri. Beberapa kali insiden kecelakaan dilaporkan terjadi di lokasi tersebut, bahkan pernah menimbulkan korban dari pihak kepolisian saat mencoba melakukan penertiban.

Data dan informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa Sat Lantas Polres Kuansing secara rutin menggelar patroli dan razia di sejumlah titik rawan, termasuk kawasan Sport Center. Dalam berbagai penertiban, puluhan sepeda motor tanpa surat dan menggunakan knalpot brong telah diamankan.

“Kami terus meningkatkan kegiatan patroli, khususnya di jam-jam rawan dini hari dan subuh, untuk mencegah aksi balap liar serta pelanggaran lalu lintas lainnya,” ujar salah seorang perwira Sat Lantas Polres Kuansing beberapa waktu lalu.

Meski demikian, penindakan yang dilakukan secara berkala tersebut dinilai belum cukup efektif. Aktivitas balap liar tampaknya masih sulit dihentikan, menandakan perlunya langkah yang lebih tegas dan berkelanjutan.

Banyak pihak menilai, tanpa solusi jangka panjang seperti penyediaan sirkuit resmi atau wadah penyaluran hobi otomotif yang aman, aksi balap liar di Kuansing akan terus berulang.

Selain penegakan hukum, edukasi dan pembinaan bagi komunitas muda pecinta otomotif juga penting dilakukan agar semangat sportivitas tidak disalurkan dengan cara yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.*(anje)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *