TALUK KUANTAN (Gemanegeri.com) – Sebuah pemberitaan media lokal yang menyebut pelayanan di Kantor Lurah Sungai Jering lumpuh pada Senin (15/9/2025) siang, memicu beragam komentar di media sosial. Alih-alih menuai kecaman, banyak warga justru membela Lurah Eka Putra, S.Sos., M.Si, dan memuji kinerjanya yang dianggap dekat dengan masyarakat.

Sebuah pemberitaan media lokal yang menyebut pelayanan di Kantor Lurah Sungai Jering lumpuh pada Senin (15/9/2025) siang, mengundang beragam komentar di media sosial. Berita tersebut menyebutkan bahwa hingga pukul 14.05 WIB, kantor dalam kondisi kosong, pegawai tidak berada di tempat, dan pelayanan masyarakat terganggu.
Namun, alih-alih menuai kecaman, sebagian besar komentar warganet justru membela Lurah Sungai Jering, Eka Putra, S.Sos., M.Si.
Di kolom komentar sebuah akun Facebook, Wisnu Wardana menanggapi singkat, “lai iyo ge min.”
Selvi Widiya menilai pemberitaan tersebut tidak berimbang. “Ko pasti wartawan nye datang jam istirahat. Setahu awak, lurah Sungai Jering tu paling aktif, rajin bekerja, dak segan-segan turun langsung ke masyarakat dan disiplin. Menjabat Kepala PAM aja dulu, jarang-jarang UPTD apel pagi, dia selalu apel pagi. Kita tunggu aja hak jawabnya biar berita berimbang, min,” tulisnya.
Komentar serupa datang dari Srigusni Nova. Ia menuturkan pengalaman pribadi saat keluarganya membutuhkan surat mendesak di malam hari. “Pak lurah langsung membuatkan, malah beliau sendiri yang antar surat ke rumah kami. Jadi pas baca berita kemarin, tersentak juo awak. Karena yang kami kenal, Pak Eka itu welcome dengan warga,” ungkapnya.
Ada juga netizen yang melontarkan harapan lebih jauh. “Gelombang dek kan jadi camat berita ko, ge ma. Pak lurah kami kan jadi camat Kuanteng ma, min,” tulis seorang pengguna Facebook.
Polemik ini akhirnya ditanggapi langsung oleh Lurah Sungai Jering, Eka Putra, melalui pesan WhatsApp kepada wartawan. Ketika ditanya apakah ia melihat isu pemberitaan ini bernuansa politis di tengah kabar adanya perombakan jabatan besar-besaran di lingkungan Pemkab Kuansing, Eka memilih bersikap tenang.
“Saya tidak kepikiran sampai ke situ. Saya anggap ini sebagai kritik buat pemerintah. Kalau ada salah, akan kami perbaiki,” jawabnya singkat.
Eka Putra sendiri bukan sosok baru di pemerintahan. Ia dikenal tegas, disiplin, namun juga terbuka terhadap masyarakat. Sejumlah warga mengaku sering dibantu, bahkan di luar jam kerja. Sikap itu membuatnya cukup populer di Sungai Jering.
Pemberitaan yang menyinggung kinerjanya justru membuka ruang pembelaan dari warga. Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa di era digital, suara masyarakat bisa menjadi penyeimbang pemberitaan yang dianggap kurang berimbang.
Disamping kedekatannya dengan masyarakat, Eka Putra dikenal memiliki sejumlah program unggulan yang berdampak positif bagi masyarakat Sungai Jering. Beberapa di antaranya:
– Pembentukan Koperasi Merah Putih: Pada 26 Mei 2025, Eka memimpin langsung pembentukan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sungai Jering. Program ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi lokal. Camat Kuantan Tengah, Risman Ali, menyampaikan apresiasi terhadap semangat warga yang hadir dalam pembentukan koperasi ini .
– Pemberian Bonus untuk Jalur Kuantan Tengah di Pacu Jalur Tepian Narosa 2025: Pada 24 Agustus 2025, Eka memberikan bonus sebesar Rp500 ribu untuk masing-masing jalur dari Kuantan Tengah yang berhasil melaju hingga babak final di ajang Pacu Jalur Tradisional. Tiga jalur yang menerima bonus tersebut adalah Samurai Jopang BT (Pl. Kedundung), Buayo Danau (Bandar Alai), dan Limbago Sati Rantau Kuantan (Kopah). Eka menyatakan bahwa pemberian bonus ini merupakan bentuk dukungan moral sekaligus motivasi bagi para anak pacu .
– Penurunan Angka Stunting: Berdasarkan data dari Kepala Puskesmas Kari per Agustus 2024, angka stunting di Kelurahan Sungai Jering tinggal menyisakan 7 kepala keluarga. Program ini merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah kelurahan, Puskesmas, dan Posyandu dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi dan kesehatan ibu dan anak .
– Imbauan Keselamatan dan Kebersihan di Tepian Narosa: Pada 1 September 2025, Eka mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjaga anak-anak saat mandi di Sungai Kuantan, khususnya di kawasan Tepian Narosa yang kini ramai dikunjungi warga. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sungai, menjadikan Tepian Narosa sebagai salah satu ikon wisata Kuantan Singingi .
Kasus viral ini menjadi pelajaran bahwa setiap pemberitaan akan selalu menimbulkan persepsi berbeda di tengah publik. Namun satu hal yang tampak jelas, bagi sebagian warga Sungai Jering, sosok Eka Putra adalah lurah yang mereka kenal dekat, aktif, dan tidak segan turun langsung ke masyarakat.*(anje)













