PESAWARAN (GemaNegeri.com) –
Upaya memperkuat ekonomi berbasis syariah sekaligus menumbuhkan kemandirian pesantren terus digencarkan. Salah satunya dilakukan Politeknik Negeri Lampung (Polinela) dengan menggelar pelatihan pembuatan produk olahan cabai di Pondok Pesantren Al Hidayah Gerning, Kabupaten Pesawaran, Jumat (10/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Syariah Pesantren, yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan praktis dan berkelanjutan.
Pelatihan tersebut diikuti para santri, pengurus pesantren, dan masyarakat sekitar, yang dengan antusias mempelajari cara mengolah cabai menjadi produk bernilai ekonomi tinggi seperti sambal dan cabai kering.
Tim pelatihan Polinela terdiri dari Dwi Eva Nirmagustina (Ketua Pelatihan, D3 Teknologi Pangan), Sri Handayani (S1 Pengelolaan Agribisnis), Aprilia Firdha Damayanti, dan Desta Ayu Pratama (D3 Teknologi Pangan). Kolaborasi lintas program studi ini menunjukkan komitmen Polinela dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong lahirnya wirausaha baru dari kalangan santri dan masyarakat sekitar. Cabai kami pilih karena mudah diolah, bernilai ekonomi tinggi, dan punya peluang pasar yang sangat luas,”
ujar Dwi Eva Nirmagustina, Ketua Tim Pelatihan Polinela.
Selain praktik teknis, para peserta juga diberikan edukasi mengenai sanitasi dan higiene pangan, pengemasan produk, perizinan usaha, hingga strategi pemasaran sederhana, agar mampu mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Seluruh proses pelatihan mengedepankan prinsip higienitas, keamanan pangan, serta standar mutu produk agar mampu bersaing di pasar lokal.
Pihak pesantren menyambut positif kegiatan ini dan menilai pelatihan tersebut sejalan dengan semangat kemandirian yang diusung dunia pesantren.
“Kegiatan seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan zaman. Santri tidak hanya belajar ilmu agama, tapi juga dibekali keterampilan hidup dan jiwa wirausaha,”
ungkap Gus Yusuf, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Gerning.
Melalui program ini, Polinela turut berkontribusi dalam mendukung kebijakan pemerintah memperkuat ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian dan pengolahan pangan berbasis kearifan lokal.
Ke depan, Polinela berkomitmen memperluas program serupa di berbagai wilayah dengan menjalin kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi, pesantren, dan masyarakat.
Dengan adanya pelatihan ini, Pondok Pesantren Al Hidayah Gerning diharapkan menjadi contoh pesantren mandiri yang sukses mengembangkan ekonomi syariah melalui produk pangan olahan, khususnya cabai, serta menjadi inspirasi bagi pesantren lain di wilayah Lampung dan sekitarnya.*(Kif)













