Puskesmas Padang Guci Hilir Gencarkan Poging Cegah DBD di Desa Pulau Panggung

  • Bagikan

PADANG GUCI HILIR, KAUR (GemaNegeri.com) – Dalam upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Puskesmas Padang Guci Hilir, Kabupaten Kaur, menggelar kegiatan pengasapan (fogging) di Desa Pulau Panggung, Rabu (23/07/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama lintas sektor, termasuk Kepala Desa Pulau Panggung, Bhabinkamtibmas Van Houten dari Polsek Kaur Utara, dan didukung penuh oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur.

Kepala Puskesmas Padang Guci Hilir, Titi Sumarni, S.Tr.Keb., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pencegahan penyakit menular, khususnya DBD, yang kerap meningkat di musim hujan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga,” jelas Titi Sumarni.

Dalam pelaksanaannya, tim puskesmas juga mengampanyekan Gerakan 3M Plus:

1. Menguras bak mandi secara rutin minimal seminggu sekali.

2. Menutup rapat tempat-tempat penampungan air.

3. Mengubur atau menyingkirkan barang-barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

4. Menggunakan kelambu atau obat nyamuk saat tidur.

5. Menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke selokan dan sungai.

 

Setelah Desa Pulau Panggung, kegiatan serupa akan dilanjutkan ke Desa Talang Besar dan Talang Jawi I.

Selain fogging, Puskesmas Padang Guci Hilir bersama Posyandu dan lintas sektor juga menjalankan program pemeriksaan kesehatan rutin untuk balita, ibu hamil, dan lansia. Kegiatan ini turut meliputi pemberian makanan tambahan guna meningkatkan status gizi masyarakat serta deteksi dini potensi masalah kesehatan.

Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara Puskesmas, pemerintah desa, kecamatan, dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kaur. Melalui pendekatan menyeluruh, diharapkan masyarakat Kabupaten Kaur, khususnya wilayah Padang Guci Hilir, terbebas dari ancaman DBD dan penyakit menular lainnya.*(Kif)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *