KUANTAN SINGINGI (GemaNegeri.com) – Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan Kuantan Singingi menggelar acara pembagian rapor semester genap tahun ajaran 2024/2025, Kamis pagi. Acara yang berlangsung meriah ini sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan akademik dan non-akademik santri selama setahun terakhir. Kamis (19/06/2025).

Kegiatan diawali dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang Class Meeting dan Kesantrian Cup 2025, yang telah menjadi ajang unjuk bakat serta silaturahmi antarsantri.
Mudirul Ma’had, Abuya Agusrianto, S.Psi.I., M.A., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas semangat belajar yang ditunjukkan para santri sepanjang tahun.
“Siapa yang bersungguh-sungguh dalam belajar, maka akan mendapatkan hasil yang baik. Jangan pernah malas menuntut ilmu, karena inilah bekal kehidupan kita,” tegas beliau.
Abuya juga mengingatkan agar semangat belajar tetap dijaga selama liburan. Ia berpesan agar para santri tetap menjaga ibadah dan adab meskipun tidak berada di lingkungan pondok.
“Jangan lupa shalat, jangan lupa membaca Al-Qur’an di rumah. Ilmu dan adab tidak berhenti di pondok, tapi harus terus diamalkan,” tambahnya.
Pergantian Kepemimpinan
Dalam suasana haru, Abuya Agusrianto turut berpamitan karena masa jabatannya sebagai Mudir telah berakhir. Beliau juga memperkenalkan pengganti dirinya, yakni Ustadz Febrian Al Birri, Lc., sebagai Mudir baru Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan.
Daftar Juara Umum
Setelah arahan dan tausiah, acara dilanjutkan dengan pengumuman juara umum dari tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), yang disampaikan oleh Kepala Bidang Kesantrian, Ustadz Regi Nopriwan Tedi.
Tingkat MTs:
Juara Umum I: Muhammad Rasya Alfikri
Juara Umum II: Khabir Ilmi Megistra
Juara Umum III: Jasmine Sophia Latifa
Tingkat MA:
Juara Umum I: Putri Ananda
Juara Umum II: Khansa Maila Hana
Juara Umum III: Khafizatul Khusna
Penutup Tahun yang Penuh Semangat
Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat. Momentum ini menjadi pelecut semangat baru bagi seluruh santri untuk terus meningkatkan prestasi, serta menjaga nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari — baik di pondok maupun di rumah masing-masing.*(alsampuragoi)













