KAUR (GemaNegeri.com) – Akses jalan desa Air Palawan menuju desa Sumber Harapan, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, yang sempat lumpuh akibat longsor pada Selasa (16/9/2025), akhirnya kembali terbuka. Selama enam jam masyarakat tidak bisa melintas lantaran badan jalan tertimbun material tanah akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Longsor ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang membuat kondisi tanah menjadi labil. Camat Nasal bersama jajaran PUPR Kabupaten Kaur, Kapolsek Nasal, Babinsa Koramil 0408-4, BPBD Kabupaten Kaur, perangkat desa, hingga masyarakat setempat bergotong royong menyingkirkan material longsor agar akses transportasi kembali normal.
Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Kaur, Yanto, yang memimpin langsung penanganan di lapangan, mengatakan pihaknya segera bertindak setelah menerima instruksi dari Bupati Kaur.
> “Titik longsor di jalan desa Air Palawan menuju desa Sumber Harapan sudah kami tangani. Atas arahan Bupati, kami segera turun dengan membawa alat berat untuk membuka akses jalan. Alhamdulillah, jalan sudah bisa digunakan kembali. Kami tetap mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan waspada mengingat curah hujan masih tinggi,” ujar Yanto di lokasi.
Kecamatan Nasal sendiri terdiri dari 17 desa, termasuk Air Palawan dan Sumber Harapan. Pemerintah Kabupaten Kaur selama ini terus berupaya meningkatkan infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Pada tahun 2023, bahkan telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan dua ruas jalan, yaitu Suku Tiga Air Palawan dan Tri Jaya Suka Jaya, dengan anggaran sekitar Rp70 miliar.
Pemkab Kaur juga mengajak masyarakat untuk turut serta memantau serta menjaga jalan yang telah dibangun agar tetap dalam kondisi baik, terutama menghadapi musim penghujan yang rawan menimbulkan bencana longsor.*(Kif)













