BENGKULU UTARA (GemaNegeri.com) – Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, mengapresiasi perkembangan kawasan transmigrasi Lagita (Lais, Giri Makmur, Ketahun) di Kabupaten Bengkulu Utara. Menurutnya, kawasan ini layak dijadikan role model bagi daerah lain dalam pengembangan wilayah transmigrasi.

Ia menilai Lagita telah berkembang menjadi kawasan transmigrasi terpadu mandiri dengan fasilitas publik yang memadai, seperti rumah sakit, kantor imigrasi, serta sarana penunjang lainnya.
“Lagita ini bukan seperti kawasan transmigrasi lagi, tetapi sudah menyerupai kota baru,” ujar Viva Yoga saat memberikan keterangan di Balai Desa Giri Kencana, Selasa (9/9).
Viva Yoga memastikan Kementerian Transmigrasi terus memberikan dukungan, mulai dari pembangunan infrastruktur, penyediaan sarana-prasarana, air bersih, hingga peningkatan akses jalan non-status di daerah transmigrasi. Pada kesempatan tersebut, kementerian menyerahkan bantuan senilai Rp15 miliar untuk Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Rp5 miliar untuk Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyambut baik kehadiran Wamen Transmigrasi. Ia menegaskan bahwa Pemprov Bengkulu akan terus mendukung pelayanan publik di wilayah transmigrasi, termasuk penyediaan ambulans gratis bagi warga desa.
Helmi menambahkan, tahun ini Pemprov mengalokasikan lebih dari Rp600 miliar untuk peningkatan jalan provinsi, serta memastikan seluruh desa di Bengkulu memperoleh bantuan mobil rakyat dan ambulans gratis.
Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septiadinata, menyebut kawasan Lagita telah berkembang pesat berkat dukungan pemerintah pusat maupun daerah.
“Lagita ini memang sudah seperti kota baru. Kami bersyukur memiliki gubernur dan wakil gubernur yang selalu mengajak kami bersama-sama mengupayakan bantuan ke pusat,” ujarnya.
Sebagai informasi, kunjungan Wamen Transmigrasi bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu juga mencakup peninjauan ke Rumah Sakit Lagita dan Posko Transmigrasi Patriot.*(Kif)













