TANJUNG BARU, KAUR (GemaNegeri.com) – Banjir bandang kembali melanda Dusun Sawang, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Rabu malam (31/7/2025). Akibatnya, ratusan rumah tergenang air dan jalur lalu lintas di Jalan Lintas Barat Sumatera Km 20, Bintuhan, Bengkulu, lumpuh total.
Fenomena ini dipicu oleh curah hujan yang tinggi, tersumbatnya aliran Sungai Sawang, serta topografi wilayah yang rendah sehingga menyebabkan air meluap sebelum mencapai muara. Setidaknya 300 warga di Dusun Sawang dan Desa Argomulyo terdampak banjir setiap kali hujan ekstrem turun.
Menanggapi hal tersebut, warga meminta pemerintah segera membangun alur baru menuju muara sungai untuk memperlancar aliran air. Mereka menilai hal ini sebagai solusi nyata untuk mencegah banjir serupa terjadi di masa mendatang.
Kepala Bidang Penanggulangan BPBD Kabupaten Kaur, Yanto, menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat.
“Tim BPBD Kaur saat ini terus melakukan navigasi dan upaya penanganan, mulai dari pembuatan alur menuju muara sungai, pembersihan sungai dari sampah dan material lain, hingga perencanaan pembangunan infrastruktur pendukung untuk mengurangi risiko banjir ke depan,” ujar Yanto.
Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai instansi seperti BNPB pusat, Gubernur Bengkulu, Bupati Kaur, serta pihak TNI/Polri dan Balai PU.
Selain banjir di Sungai Sawang, BPBD Kabupaten Kaur juga mencatat beberapa titik bencana lain akibat hujan deras dan longsor, yaitu:
* Tanah longsor di Seranjangan, Desa Tanjung Iman II, Kecamatan Tanjung Kemuning
* Tanah longsor di Desa Tanjung Harapan dan Desa Suka Merindu, Kecamatan Semidang Gumay
* Banjir Sungai Selasih, Kecamatan Kaur Selatan
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar musibah serupa tidak terus berulang. Terutama pembangunan saluran air yang memadai dan perbaikan sistem drainase di wilayah rawan banjir.*(Kif)













