Aktivitas PETI di Kebun Lado Resahkan Warga, Jalan ke TPU Tercemar – Diduga Milik “IS”

  • Bagikan

KEBUN LADO, KUANSING (GemaNegeri.com) – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Kebun Lado, Kecamatan Singingi, kian meresahkan. Kegiatan tambang ilegal ini berlangsung di sekitar Jalan Melati, tepatnya gang menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa. Ironisnya, jalan tersebut adalah jalur semenisasi yang dibangun menggunakan dana desa dan merupakan akses utama warga ke kebun serta lokasi pemakaman.

Klik video aktivitas PETI 👇

Hal ini akan menimbulkan kerusakan jalan, polusi suara dari mesin dompeng, serta cemaran limbah yang diduga berasal dari kegiatan PETI membuat warga gelisah. Kondisi ini juga diperparah dengan aktivitas keluar-masuk alat berat dan mobil operasional tambang yang menggunakan jalan desa tanpa izin.

“Jalan ini dibangun untuk masyarakat, bukan untuk tambang ilegal. Sekarang akan berakibat rusak, becek, bahkan bau,” ujar seorang warga, Ahad (23/06/2025).

Yang menjadi sorotan adalah dugaan kuat bahwa aktivitas PETI ini dikendalikan oleh seorang warga berinisial “IS”. Sosok tersebut disebut-sebut sudah lama menjalankan kegiatan serupa dan dikenal memiliki kedekatan dengan sejumlah pihak.

Pertanyaan besar kini muncul di tengah masyarakat:
Apakah Kepala Desa Kebun Lado, Kapolsek Singingi, benar-benar tidak mengetahui adanya aktivitas ilegal ini?

“Kami yakin mereka tahu. Tidak mungkin tidak tahu. Lokasinya terbuka, suaranya jelas, bahkan mesin dongfengnya bisa dilihat warga,” ujar tokoh masyarakat setempat yang meminta namanya dirahasiakan.

Warga juga menduga adanya pembiaran sistematis yang membuat pelaku merasa kebal hukum.

Klik video aktivitas Penambangan Ilegal 👇

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk tidak menutup mata. Selain merusak lingkungan dan infrastruktur desa, aktivitas PETI juga mencederai kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

“Kami ingin Aparat Penegak Hukum menangkap IS ini, biar jera,” pinta Masyarakat desa Kebun Lado.*(JT)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *