KAUR (GemaNegeri.com) – Warga Desa Batu Lungun, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, resah akibat merebaknya dugaan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah mereka.

Salah seorang warga, Safrul Hadi (55), mengalami demam tinggi disertai nyeri persendian sejak Rabu (26/9/2025). Kondisinya sempat melemah hingga tidak mampu berjalan.
Hal serupa juga dialami Yani, warga lainnya. Ia mengaku sudah empat hari merasakan gejala mirip DBD. “Dari hari Selasa saya sudah mulai rasakan jalan agak susah. Pas Kamis saya tidak bisa berjalan sama sekali. Tulang terasa sakit, badan dingin, keluar bintik-bintik, mual, sampai mencret. Setelah diperiksa di puskesmas katanya gejala DBD,” ungkapnya.
Tidak hanya dua warga tersebut, sejumlah warga lain juga mengalami gejala serupa. Diperkirakan ada sekitar 10 kasus DBD di wilayah Kecamatan Nasal. Warga umumnya mengalami demam tinggi, muncul bintik merah di kulit, serta badan terasa lemah.
Menanggapi laporan warga, Herman, salah satu tokoh masyarakat, menyampaikan agar pemerintah segera bertindak.
“Sudah ada dua warga yang terindikasi DBD di Desa Batu Lungun. Kami meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur melalui Puskesmas Nasal untuk segera melakukan fogging, seperti tahun lalu, serta memberikan pemeriksaan medis dan obat-obatan kepada warga yang terdampak,” ujarnya, Senin (29/9/2025).*(Kif)













