KAUR (GemaNegeri.com) – Desa Merpas, Kecamatan Nasal, melaksanakan tanam perdana jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan, Selasa (12/8/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Merpas Agung Purnama, S.T., jajaran pemerintah desa, Camat Nasal, Kapolsek Nasal, Bhabinkamtibmas Polres Kaur, TNI, pendamping lokal desa, dan pendamping kecamatan Nasal.
Penanaman jagung dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Merpas di lahan seluas satu hektare dengan varietas SUMO yang memiliki masa panen sekitar 100 hari. Program ini bertujuan meningkatkan produksi jagung dan mendukung ketahanan pangan di tingkat desa dan kecamatan.
Selain penanaman, program ini juga mencakup pemberian bantuan serta penyuluhan pertanian dan perkebunan palawija sebagai sumber pangan tambahan masyarakat.
Ketua TPK Merpas, Dodi, yang didampingi Kades Agung Purnama, menyampaikan apresiasi atas kehadiran berbagai pihak.
“Kehadiran semua unsur menunjukkan sinergi dan dukungan kuat terhadap program ketahanan pangan di Desa Merpas. Dengan tanam perdana ini, kami berharap produksi jagung meningkat dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Semoga kegiatan ini berjalan lancar,” ujarnya di lokasi penanaman.
Program ketahanan pangan Desa Merpas merupakan bagian dari kegiatan Dana Desa Tahun 2025, dengan alokasi 20 persen dari APBN.
Secara nasional, kebijakan ketahanan pangan juga didukung Peraturan Presiden No. 81 Tahun 2024 tentang peningkatan ketersediaan, keterjangkauan, pemanfaatan, dan pengembangan usaha pangan lokal berbasis potensi sumber daya daerah. Presiden Prabowo Subianto menargetkan swasembada pangan dapat tercapai pada akhir 2025 atau awal 2026.
Pemerintah memprioritaskan empat sektor utama: ketahanan pangan, energi, hilirisasi, dan pemberian makanan bergizi gratis. Dukungan kelembagaan desa, seperti koperasi dan gudang penyimpanan, serta pemanfaatan teknologi pertanian dan pupuk organik, menjadi bagian penting untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas hasil panen.
Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.*(Kif)













