KUANTAN HILIR SEBERANG (GemaNegeri.com) – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) masih marak terjadi di kawasan Sungai Pangkalak dan Kasang Limau Sundai, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Sedikitnya 13 unit rakit dompeng diduga beroperasi secara aktif di wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rakit-rakit dompeng tersebut diduga kuat dikuasai oleh satu jaringan keluarga, yang disebut-sebut memiliki hubungan dengan Kepala Desa Gunung Kesiangan, Firdaus. Firdaus dikenal sebagai pemain lama dalam aktivitas PETI dan disebut melakukan peleburan emas hasil tambang di kediamannya sendiri.
Dari total 13 rakit, tiga unit di antaranya diduga milik seorang bernama Ican, yang juga berperan sebagai pengepul emas dari pelaku tambang lainnya. Nama lain yang mencuat adalah Amin, yang diketahui bekerja sebagai petugas keamanan (security) di salah satu perusahaan ternama, RPPP. Amin juga diduga mengoperasikan tiga unit rakit dompeng di kawasan tersebut.
“Mereka bertiga masih ada hubungan keluarga, dan memang dikenal sebagai pemain lama di wilayah sini,” ungkap salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya. Rabu (23/07/2025).
Masyarakat setempat mendesak aparat penegak hukum agar tidak tebang pilih dalam melakukan penertiban terhadap aktivitas PETI yang merusak lingkungan. Terlebih, baru-baru ini pihak kepolisian dari Polda Riau diketahui telah melakukan tindakan pembakaran rakit dompeng di sejumlah lokasi lain.
“Jangan hanya di sepanjang Sungai Kuantan saja yang ditertibkan. Kasang Limau Sundai dan Sungai Pangkalak ini juga harus ditindak. Sudah lama mereka beroperasi di sana,” pungkas sumber tersebut.*(Tim)













